Sunday, 24 December 2017

Artis-artis Film Arumi Berolahraga Zumba Bareng Warga Bekasi



Artis-artis Film Arumi Berolahraga Zumba Bareng Warga Bekasi

Bekasi, Koran Investigasi
      Artis pendukung film Arumi berolahraga Zumba Party bersama masyarakat Bekasi di Mall Revo Twon Bekasi Minggu, 24 Desember 2017. Hadir artis muda berbakat Aditya Suryo, Nadira Maharani, Melvionita dan Rizka Maharani. "Senang bisa berolahraga Zumba bersama masyarakat Bekasi. " ujar Melvionita dan Aditya Suryo usai Zumba sambil membagikan voucher film Arumi yang bakal beredar 11 Januari 2018.
        Kehadiran artis-artis film besutan Nayato Fionala ini ke Bekasi dalam rangka mendekatkan kepada penggemar film horor yang ada di kota Bekasi dan sekitarnya. "Saya dengar di Bekasi penggemar film horor Indonesia jumlahnya sangat banyak. Untuk itu kami hadir untuk menyapa mereka. Sebagai rasa cinta, kami memberikan voucher nonton film Arumi," ujar Nadira Maharani salah satu pendukung film horor modern produksi Flying Stars Pictures.
         Diyakini Ahmad Valis Akbar selaku produser film Arumi, film horor produksinya bakal diburu pecinta film Indonesia yang memang lagi happening akan film setan-setanan. "Kalau melihat animo dari medsos kami, masyarakat penggemar film, lagi menunggu film Arumi. Insya Allah akan sukses," kata Valis optimis.  
         Olahraga Zumba di Indonesia belakangan memang tengah digemari masyarakat, untuk itu pengembang apartemen murah Meikarta mendukung kegiatan party Zumba bareng artis film Arumi. "Meikarta mendukung olahraga yang Tengah digemari masyarakat Indonesia,"  ujar Maulana Yusuf Supervisor Meikarta. (Tebe)

Friday, 22 December 2017

Banjir Rugikan Warga Langkeang Maros



Banjir Rugikan Warga Langkeang Maros

Maros, Koran Investigasi
Banjir tahunan meremdam kembali pemukiman Warga Langkeang Kel.  Mattirodeceng, Kec. Lau Kab. Maros. Hujan mengguyur selama 5 hari  membuat Sungai Balombong meluap,  mengakibatkan jalan akses warga terputus  keluar ke Kota Kabupaten Maros. Sehingga kalau mereka ingin bepergian ke kota, harus memutar jauh puluhan kilometer (22/12).
Banjir ini juga menenggelamkan ratusan hektar persawahan & tambak ikan yang sudah di tanami, sehingga para warga takut nanti jika tanamam mereka rusak karena terendam banjir selama 5 hari. Belum ada tanda-tanda, upaya pemerintah untuk menyelamatkan atau mengganti bibit padi dan ikan atau udang warga yang mengalami kerugian warga.
"Banjir ini terjadi setiap tahunnya dan pada saat banjir kita harus memutar agar bisa smpai ke Kota Maros" ujar warga yang mengeluh tanpa adanya upaya maksimal mencegah banjir tahunan sekaligus bencana bagi warga Langkeang.
Tambahnya lagi,"Sungainya sudah dikerja serta digali tapi, tapi masih saja banjir bandang," sambung warga yang lain, mereka berharap agar pemerintah setempat dapat membantu agar mengurangi pontensi banjir di kampung mereka dan mereka tidak harus lagi memutar jauh ketika ingin ke Maros Kota.
Begitupula dengan bencana banjir yang dialami para petani, mereka berharap kedepannya di daerahnya tidak ada lagi banjir tahunan yang dapat menghilangkan mata pencaharian mereka. Katanya, belum bisa dipastikan berapa kerugian petani. (Muhammadong)

Lois Merry Cuti Kuliah Demi Putri Pariwisata



Lois Merry  Cuti Kuliah Demi Putri Pariwisata

Tangsel, Koran Investigasi
        Satu lagi anak bangsa berprestasi di dunia internasional.  Kali ini Lois Merry Tangel Putri  Pariwisata 2016. Lois  berhasil  menyabet 5 gelar pada  Ajang Miss Tourism International 2017 di Malaysia. Gadis asal Manado ini menggondol Miss Tourism Cosmopolitan International 2017/2018, Runer up Miss Tourism International 2017/2018, Miss Charming Carlo Dino,  Miss Gorgeous Beverly Wilshire,  Miss Dearest Grace. "Puji Tuhan,  ternyata kerja keras saya selama setahun  dapat apresiasi  dari dewan  juri Miss Tourism 2017. Sehingga dapat 5 tradisional,"  ujar Lois saat ditemui media ini di acara Welcoming  Home Lois Merry Tangel di hotel Western Mangga Dua Hotel  And Residence Jakarta.  Kamis (21/12).
       Diakui Lois pencapaiannya ini merupakan hasil kerja kerasnya selama 1 tahun. Menyadari untuk menggapai prestasi di mancanegara membutuhkan pengorbanan besar. Maka Lois pun sampai harus meninggalkan bangku kuliahnya.
      "Demi mengejar  mimpi saya, maka harus ada yang dikorbankan.  Nah saya lebih memilih cuti  kuliah dan alhamdulillah kampus  mendukung keputusan  yang  saya ambil," ujar mahasiswi Universitas Sam Ratu Langi jurusan International Business Administration.
      ”Terima kasih untuk keluarga saya Yayasan El John Indonesia terlebih khusus pak Johnnie Sugiarto yang telah mewujudkan mimpi seorang anak asal Sulawesi Utara menjadi nyata. Setiap usaha dan kerja keras saya lakukan mulai dari persiapan hingga GF dengan penuh totalitas dan integritas. Karena Itulah saya , saya ingin dunia melihat wanita indonesia seperti itu,” jelas Lois.
         Setelah meraih prestasi di mancanegara,  kini Lois tengah persiapan untuk keliling ke 34 Provinsi di Indonesia untuk mempromosikan destinasi  wisata  di seluruh provinsi  di Indonesia. 
      "Sekarang  saya tinggal melaksanakan tugas  dari Kementerian Pariwisata  untuk mempromosikan  wisata Indonesia biar dikenal di Indonesia dan mancanegara. Ini tugas berat  yang mesti saya laksanakan sebagai  Putri Pariwisata," tutup Lois Merry Tangel.(Tebe)

Siswa SMP DDI Al Ihsan Kab. Maros Asyik Merokok Di Kelas




Suasana SMP DDI Al Ihsan Lekopancing Kab. Maros
Siswa SMP DDI Al Ihsan Kab. Maros Asyik Merokok Di Kelas


Maros, Koran Investigasi
Sejumlah siswa terekam gambar di SMP DDI Al Ihsan Lekopancing Kab. Maros Prov. Sulsel sedang asyik merokok bersama temannya di ruang kelas, dan di luar ruangan. Menurut salah satu murid yang tidak mau disebutkan namanya, bahwa suasana anak  sekolah yang jauh dari tata tertib merupakan pemandangan sehari-hari di sekolahnya.
Lingkungan sekolah tidak sehat dan kurang nyaman bagi murid, adalah kebiasaan buruk yang terabaikan kata orang tua/wali yang juga tidak ingin identitasnya dipublikasikan . Ditanya, sejak kapan prilaku merokok  anak sekolah SMP DDI Al Ihsan? Murid dan orang tua/wali yang dimintai komentarnya, tidak tahu menahu prilaku jelek seperti itu. Ia hanya mengetahui sejak anaknya masuk sekolah dua tahun yang lalu, “Memang sudah menjadi kebiasaan di lingkungan sekolah itu, dari tahun ke tahun tak pernah berubah. Saya tidak tahu, kalau hal itu sepengatahuan gurunya. Mudah-mudahan tidak ya,” demikian penyesalan orang tua/wali ketika mengetahui lingkungan sekolah anaknya tidak sehat, tak nyaman dan kurang aman.

SMPS Al-Ihsan Lekopancing Dusun Carangki, Lekopancing, Kec. Tanralili, Kab. Maros Prov. Sulawesi Selatan saat dihubungi telp. kantornya 0411-4815161 tidak aktif  alias belum terpasang dengan maksud dimintai tanggapan Kepala Sekolahnya Kurniati. Dan mendatangi sekolahnya, tak sempat dimintai komentarnya soal kelakuan siswa, karena tidak ramah karena mungkin dianggap tamu baru, padahal wartawan Koran Investigasi pakai atribut sebagai wartawan, Rabu(13/12/2017) pekan lalu. Demikian juga Ketua Yayasan Pendidikannya H. Saleh Rowa, tak sempat dimintai keterangannya karena mereka terkesan sibuk  menghindar, hingga berita ini diturunkan.

Sekolah yang memiliki data menurut kemendiknas semester 1 2017/2018,  terdaftar  10(sepuluh) guru, Operator  Ince Jamaluddin, S.Pd, M.Pd, dengan jumlah siswa laki-laki 115 dan perempuan 90 murid, total pelajar 205. Kemudian 9(sembilan) rombongan belajar , termasuk  9(sembilan) kelas, sedangkan luas areal 1300 meter bujur sangkar, menurut data, manajemen berbasis sekolah dengan penerapan kurikulum 13,  memiliki laboratorium 1, perpustakaan 1, serta sanitasi  2. Sekadar diketahui sekolah belum terakreditasi. (Heri/Andi Syahruddin)

Baca Juga ?

Social Icons