Showing posts with label Tekhnologi. Show all posts
Showing posts with label Tekhnologi. Show all posts

Thursday, 5 November 2015

Survei Online Rumah 123: Prospek Property Di Tahun 2016 Cerah





   
Survei Online Rumah 123: Prospek Property Di Tahun 2016 Cerah

Jakarta, Koran Investigasi
Akibat tingginya suku bunga KPR dan kondisi makro perekonomian, menyebabkan gairah konsumen terhadap industri properti menurun. Rumah123.com sebagai situs properti nomor satu di Indonesia dan juga bagian dari iProperty Group, pada acara media conference property sentiment report melaporkan hasil "Indonesia Property Sentimen Survei H2  2015" yang dilakukan melalui online guna mendapatkan hasil informasi terkini dunia property di Portico, Senayan City Jakarta pada Selasa (03/11/2015).
Pada tahun 2016, property diprediksikan akan terjadi peningkatan. Kenaikan harga akan tetap dipicu oleh maraknya pembangunan dan transportasi umum. "Survei yang kami lakukan secara rutin, disajikan sebagai tolak ukur bagi masyarakat umum, investor, pembeli, penjual maupun pemilik property," ungkap Ignatius Untung, selaku Country General Manager Rumah123.com.
Ditambahkan bahwa fakta lain, yang menarik adalah masyarakat Indonesia saat ini masih mencari lokasi tempat tinggal yang lebih baik. Menurut hasil sentimen survei, Tangerang selatan, Depok dan Bogor adalah beberapa wilayah yang dilirik untuk daerah Jabodetabek. Tapi tetap Jakarta Selatan menjadi idaman utama untuk di wilayah Jakarta. Selain itu, dari hasil survei (72%) masyarakat Indonesia juga masih menunggu realisasi dan kelanjutan dari program Satu Juta Rumah oleh pemerintah Jokowi.
Disamping itu suku bunga KPR kembali menjadi faktor utama yang dianggap responden dapat mengancam pertumbuhan property (35%), faktor paling pengaruh bagi konsumen dalam memilih bank penyedia KPR (66%). Dan 70% total responden mencari pinjaman melalui KPR saat pembelian properti.
Untuk memudahkan pengembang properti Indonesia, diperkenalkan VR123 sebagai produk inovatif yang menjangkau lebih banyak konsumen karena memberikan pengalaman 3D. Virtual reality, terutama potensi lapisan masyarakat usia muda yang tertarik dengan gadget atau produk teknologi terbaru. "Dengan teknologi VR123 kami terus berinovasi untuk memberikan yang terbaik kepada pengiklan dan pencari properti, untuk maju berkembang bersama di industri properti". Ujar Ignatius Untung berharap. Acara media conference ini juga dihadiri oleh Raetedy refanatha sebagai head of marketing development. (Mila)

Sunday, 1 November 2015

Iris Dan Blue Wave Kerjasama Dalam Pengentasan Kemiskinan




Iris Dan Blue Wave Kerjasama Dalam Pengentasan Kemiskinan

Jakarta, Koran Investigasi
Untuk mendorong laju investasi asing yang masuk ke dalam negeri, maka pemerintah pada kuartal III tahun 2015 telah mengeluarkan 5 kebijakan perekonomian baru. Ditambah dengan melemahnya perekonomian, akibat menurunnya nilai tukar rupiah terhadap Dollar Amerika. Untuk menarik investor dari seluruh dunia, pemerintah bekerja ekstra keras memperkenalkan potensi market dan berlimpah sumber daya alam Indonesia.
Atas dasar itulah, PT Blue wave Communication, perusahaan yang memiliki teknologi komunikasi satelite base, Radar dan pendukung Oil dan Gas Company mengadakan kerjasama dengan IRIS Corporation Berhad dari Malaysia.
Menurut Rinaldi S. Sati, selaku CEO PT Blue wave Communication mengatakan bahwa, IRIS Corporation Berhad, memiliki teknologi di bidang pembangunan rumah, pangan, peternakan dan perkebunan yang sangat modern. "Ini sebuah investasi yang menguntungkan kita, terutama akan masuk ke wilayah pedesaan." ujar Rinaldi dalam konpersnya di Hotel Ritz Carlton, Mega kuningan pada Kamis (29/10/2015).
Dalam hubungan kerjasama antara Blue wave Communication dan IRIS Corporation Berhad, tidak hanya mendeklarasikan sebuah konsep terpadu "Smart Village" tapi juga menandatangani MoU yang dihadiri oleh Haswan Yunaz, Deputi Menko Kesra RI/ anggota Legislatif dan Dato Vincent Leong, selaku Direktur IRIS Agro Tech. "Smart Village akan menjamin ketersediaan lapangan pekerjaan, Rumah layak huni dan ketahanan pangan" pungkas Dato Vincent Leong.
Smart Village adalah, perpaduan antara Perkebunan Modern dan perumahan terpadu, dengan mengaplikasikan teknologi modern yang dimiliki IRIS Corporation Berhad. Investasi IRIS Corp, berupa pembangunan perkebunan modern, dan perumahan dengan teknologi ramah lingkungan yang sangat cepat pengerjaannya. "Hal ini sudah dilakukan di beberapa project dan dari project itu sesuai dengan yang kita rencanakan. Setiap provinsi teknologi yang dipakai akan sesuai," tambah Dato Vincent lagi.
IRIS Corp pada perkebunan, akan menerapkan system hidroponik terintegrasi melalui POT system, melakukan penanaman dengan jumlah air, minim tidak perlu irigasi dan pemupukan dalam jumlah besar. Adanya kerjasama antara Blue wave dan IRIS Corp diharapkan dapat menumbuh kembangkan wilayah pedesaan, dalam mengentaskan kemiskinan di Indonesia. (Mila)

Friday, 11 September 2015

Guru Ciptakan Peraga Tanpa Hitung



Guru Ciptakan Peraga Tanpa Hitung

Bima, Koran Investigasi
Abddurahman,Spd, kelahiran Desa Parangina, Kec Sape, Kab Bima NTB, 31 Desember 1966,  Seorang penggiat dunia pendidikan, yang juga Pengawas SD di KUPT Dikpora Kec Lambu, sudah menemukan 4 alat Peraga Hitungan matematika, untuk kelas 4 dan kelas 6, yang hasilnya nyata dan memuaskan, tanpa di hitung.
Karya ilmiah dari 4 alat peraga tersebut, terbagi 2 paket yaitu,1 Alat peraga  Papan Penarikan Akar Pangkat 3(Papekar), sebagai tingkatan penanaman konsep dasar dan kemudian di lanjutkan tingkat pemahiran, dengan alat peraga permainan, Kartu Domino Terpadu (KARMINTER). Dan berhasil mendapatkan piagam penghargaan dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), ketika menjadi guru di SDN Malaju 2 Kec Lambu Bima, dan menang Harapan ke 2, tingkat Nasional, dalam ivent Lomba Kreativitas Guru tahun 2005, tingkat sekolah dasar, dengan judul Penggunaan Papekar dan Katedu pada Pembelajaran Penarikan Akar Pangkat 3, di Jakarta 2 Desember 2005,No: 05/LKG/Lipi/2005, oleh Kepala Lipi Prof. Dr. Umar Anggara Jenie, M.se, Apt, serta mendapatkan piagam dari Direktur Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PMPTK).
Kemudian saat guru di SDN Inpres Mangge Dalam Kec Lambu Bima, sebagai Finalis Lomba keberhasilan Guru, dalam peningkatan pembelajaran Tingkat Nasional, berdasarkan keputusan PMPTK NO:4082/F/KP/2006, di tetapkan Jakarta 17 November 2006 oleh Dr. Fasli Jalal, Ph.D beserta juga mendapatkan surat keteranga hasil alat peraga dan karya tulis ilmiah, dari LIPI(Indonesian Institute of Sciences) No;032/SU.3.02/K/2006 yang berjudul 'Pemanfaaatan Parmatik Tudol Ratih dan Permainan, Menjelajahi Sarang Laba-Laba (Jelsa Baba), untuk mempercepat pemahiran operasi hitung bilangan bulat pada kelas 4, di acara Final Lomba Kreativitas Ilmu Guru (LKIG), di Jakatta 11 September 2006, oleh Kepala Sub Bagian peningkatan peran organisasi profesi ilmiah Lipi Syarip Hidayat,Sh,Mh, 2 Alat peraga Parmatik Tudol Ratih (Papan Peraga Magnetik dan Tutup Dodol Merah Putih), sebagai tingkatan penanaman konsep dasar, dan di lanjutkan denga Alat Peraga Permainan Jelsa Baba, sebagai konsep pemahiran, mendapatkan piagam penghargaan dari LIPI, sebagai pemenang ke 3, lomba kreativitas ilmiah guru ke X1V, tingkat sekolah SDN, dengan judul karya 'Pemanfaatan Parmatik Tudol Ratih (PTR), dan Permainan Jelsa Baba(PJB), untuk mempercepat pemahiran operasi hitung bilangan bulat pada kelas 4 tingkat SDN, di Jakarta 11 September 2006 oleh Prof. Dr. Umar A Jenie, Mse, Apt dan piagam penghargaan dari Gubernur Pro NTB, No;050/01/02-Bappeda, atas prestasi sebagai Anugerah Tehnologi Tepat Guna/TTG, bidang pendidikan Mataram 17 Desember 2008 oleh Gubernur NTB H. Zainul Madji, MA, kemudian di utus lagi sebagai duta NTB, dalam pergelaran festival TTG di Kota Semarang, Jawa Tengah Tahun 2009.
Kepada media ini, Abddurahma Rabu 09/09/15, pukul 20,00, bercerita di rumah nya Desa Rai oi, awal-awalnya ketika mengajar di SDN No. 2 Malaju Kec Lambu, “Saya mengajar kelas 4, saat itu saya merasa kesulitan dalam melakukan pembelajaran," lewat penelitian dan pengkajian ilmiah, dalam waktu 5 bulan, baru di temukan ke 4 alat peraga beserta karya ilmiah tersebut,” ungkapnya.
Semua alat peraga serta tulisan ilmiah ini, bisa di manfaatkan dan di gunakan secara nasional, untuk pembelajaran kelas 4 dan 6, dan lebih khusus kepada Kemendikbud, hasil karya ini, bisa di kembangkan lagi, “Dengan adanya ini, menambah pengetahuan serta wawasan siswa, dan cepat di pahami oleh siswa juga, tanpa di hitung, dengan hasil yang nyata, kalo butuh penjelasan, bisa menghubungi nomorku 0823-3954-5500,” ungkapnya pada media ini. (Edi Mulyadin)

Saturday, 26 April 2014

Hobi Jadi Peluang Bisnis

Jakarta , Koran Investigasi

Seperti biasa pada umumnya hobi mendatangkan kepuasan tersendiri, dan terkadang dilakukan dari diri sendiri serta dengan senang hati. Walaupun jika itu, harus  mengeluarkan dengan sejumlah uang, begitupula dengan waktunya yang terbuang.Seperti dengan penggemar batu unik (batu akik), mereka rela mengorbankan uang dan tenaga serta waktunya, demi kegemarannya itu.
Batu yang biasa disenangi pencinta permata itu, karena bentuk dan warnanya yang unik. Dari ciri khas itulah, mereka tak segan-segan mengeluarkan uang, berapapun harga jualnya, jika salah satu  batu diincarnya.  Tak jarang para kolektor batu akik diserbu oleh penggila batu akik. Alasannya macam-macam, antara lain untuk perhiasan jari tangan, kalung, juga jadi sekedar pajangan pemanis ruangan.
Kini para penggemar dan pelaku usaha batu alam tersebut marak dibebagai daerah maupun kota besar di Indonesia. Pasaran batu akik bervariasi, tergantung dari kesukaan penggemar. Biasa jenis yang paling banyak disenangi penikmat batu akik, seperti Kalimaya, Sungai dare, Bacan, Panca warna, Lavender dan lain sebagainnya.
Bagi mereka yang terjun langsung di bisnis batu akik, lemari dan etalasenya menjadi berwarna warni dari permata yang dikoleksinya. Maka tak pelak, kini tak jarang mereka juga mempersiapkan pembungkus batu yang transparan untuk dipamerkan,, supaya lebih menarik. Para penggemar seakan merasa terbius melihat pemandangan batu-batu cincin yang unik, apalagi disuguhi beberapa pengikat batu cincin atau kalung yang mereka sukai serpeti  emas, perak, titanium. Menurut beberapa penyuka batu permata, keserasian dari kombinasi batu akik  dan pengikatnya, membuat penggemar semakin menarik hatinya.
Sebut saja Roy yang akrab dipanggilkan di lingkungan pedagang batu cincin. Saat ini, ia memulai usahanya dengan membeli beberapa buah batu cincin dan dijualnya yang lebih dari harga belinya. Dengan mencoba berusaha dengan memulai dari hobinya itu,  dan ia melanjukan usahannya bermodalkan pas-pasan, katanya dalam hitungan beberapa bulan Roy kini mampu membeli alat pemotong batu atau mesin dynamo sebagai alat membantu proses pengerjaan dasar dari bahan hingga menjadi batu siap pakai.
Roy  termasuk orang yang senang bergaul, apalagi sesama pencinta cincin. Dengan mudah bergaul Roy bersama Musli, akhirnya terbentuk komunitasnya sendiri, dan memiliki banyak relasinya dikalangan sesama penghobi batu. Roy bersama Musli dan  teman-temannya saling bekerjasama dalam pemasaran atau membentuk batu sehingga menjadi permata yang menarik, kemudian dijual. Maka tak heran pun, ia menikmati keuntungan yang menggiurkan
“Hasil keuntungannya, kita bagi rata. Kadang-kadang pembagian bisa bedua, juga bisa banyak orang, tergantung kerjasamanya,” ungkap Roy yang optimis.
Watawan Koran Investigasi menyambangi kediaman pemuda yang serba bisa itu, termasuk pandai mengelas besi itu. Ditengah kesibukannnya memotong batu untuk membentuk batu permata, guna  memenuhi pesanan dari pelanggannya. Roy juga dengan senang hati, berbuka diri bila ada pesanan khusus, bisa memilih bahan bakunya dari batu khusus. Berminat dengan batu cincinnya, bisa menghubunginnya atau berkunjung ketempat lokasi pembuatan batu tersebut diwilayah Cakung Jakarta Timur.

“Bahan batu yang saya beli seharga Satu Juta Rupiah, dapat menghasilkan lima buah batu cincin siap pakai beserta asesorisnya. Biasanya saya hargai dengan eceran Rp 300.000,- per buah,”  jelasnnya disela-sela aktivitasnya, membuat batu cincin. * Didi Wijayanto/ AS

INDONESIA SIAP GELAR WORLD CORAL REEF CONFERENCE


Jakarta, Koran Investigasi
Selasa,15 April 2014 lalu,  Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat, H. R. Agung Laksono memimpin Rapat Koordinasi Tingkat Menteri, Persiapan Penyelenggaraan World Coral Reef Conference (WCRC) Tahun 2014 yang rencananya akan diselenggarakan pada 14-17 Mei 2014  mendatang di Manado.
Rakor kali ini bertujuan dalam kesiapan penyelenggaraan WCRC Tahun 2014 serta mensosialisasikan WCRC kepada kementerian dan lembaga, .sehingga WCRC tahun 2014 dapat diselenggarakan dengan baik dan tentu adanya partisipasi serta dukungan dari kementerian dan lembaga.
Pada tahun 2009 lalu, Indonesia berhasil menyelenggarakan World Ocean Conference dan Coral Triangle Initiatives di Manado Sulawesi Utara, yang menghasilkan Deklarasi Manado dan menghasilkan beberapa kebijakan menarik, antaranya kepedulian tentang perlunya keberadaan terumbu karang bagi kehidupan.
Oleh karena itu, untuk meningkatkan kapasitas dalam pemanfaatan serta pengelolaan terumbu karang secara lestari dan berkelanjutan, akan diselenggarakan World Coral Reef Conference(WCRC) diManado,Sulawesi utara pada 14-17 Mei 2014.

Agenda utama dalam WCRC nanti antara lain adalah Business forum,Exhibition,Blue carbon,symposium,The Coral Trianggle Initiatives on Coral Reef,Fisheries dan Food Security/CTI-CFF Ministerial Meeting.   * Didi Wijayanto/AS

Baca Juga ?

Social Icons