Makassar, Koran Investigasi
Mamajang dipastikan tidak akan banjir, seperti lokasi lain yang ada di Makassar. Dan itu dijamin sendiri oleh Camat Mamajang, Imran Mansyur, S.Sos, M.H. Garansi yang digembar-gemborkan kemedia itu, bukan tanpa alasan. Salah satu fakta konkrit yang dijadikan landasan argumennya adalah adanya saling bahu
| Imran Mansyur, S.Sos, M.H |
membahu dalam menjaga kualitas lingkungannya, baik warga itu sendiri, maupun aparat pemerintahan dalam lingkup Kecamatan Mamajang. Memang tidak dipungkiri, sosialisasi yang dilakukan di Mamajang menurut Imran Mansyur tergolong efektif, dimana dilaksanakan adalah pendekatan persuasif, hubungan kekerabatan atau kekeluargaan, dan terakhir penerapan yuridis. Sanksi yang dikenakan di dalamm masyarakat, jika dimungkinkan pertamatama di sini adalah sanksi sosial dari masyarakat itu sendiri, katanya. Penyuka rancang bangun dan penggemar motor gede (Moge) ini, katanya antisipasibanjir yang dilakukan jauh-jauh sebelum datang musim penghujan di Kecamatan Mamajang, dimana pada setiap minggu, selalu dilakukan kerja bakti bersama masyarakat. Juga ada istilah ‘Jumat Bersih’, di sini dilakukan pegawai kelurahan untuk bersih-bersih yang dilakukan secara bergilir, pada wilayah kelurahan yang sudah ditentukan.
| CAMAT Mamajang, Imran Mansyur, S.Sos, M.H turun langsung di lapangan saatkebakaran di Kampung Tumpang / Dadi tentu, kata Imran ada mengkordinasikannya antara |
dan kelurahan di Mamajang. Motor Fukuda dan mobil Sampah serta penyapu itu, ada yang kordinasi pada setiap kelurahan. Utamanya, kordinator di Mamajang Selatan, seperti, Veteran, Lanto Daeng Pasewang dan Pa’baeng-baeng dikordinasikan satu orang ke lurah apa yang diperlukan. Demikian juga Mamajang di bagian utara tidak luput dari pantauan,” ungkapnya memaparkan kiatnya dengan panjang lebar dalam mencegah banjir di wilayahnya. Untuk kerja bakti pada hari minggu bersih’, dipimpin langsung oleh tokoh masyarakatpada setiap lokasi.Menurut Imran, pada setiap tempat kerja bakti yang dilakukan baik pegawai maupun warga dianjurkan bikin dalam suatu berkas pelaporan , berikut dengan lampiran fotofoto kerja bakti tokoh masyarakat dengan warga. Hal ini menurut Imran, susah
untuk tidak berpartisipasi dengan sukarela. Masih lanjut Imran, jadi jika kerja bakti itu, terus menerus
berlangsung setiap minggu digilir padakelurahan, akan bertemu pada minggu ke tiga belas dalam satu siklus. Dan ini akan berjalan pada minggu ke minggu, bulan ke bulan,dan seterusnya pada tahun ke
tahun. Demikian pula dengan program pemerintah Kec Mamajang,
tidak berhenti pada kondisi kualitas lingkungan saja.Namun lebih jauh dari itu, katamantan Manajer Operasional Satpol PP Makassar ini, soal pelayanan masyarakat haruslah mendapat prioritas di hati warga.
Guna menjamin berlangsungnya program itu, maka pihak= kecamatan memfasilitasi adanya Rakorbang (rapat kordinasi pembangunan) pada setiap bulannya. Sukses mengukir prestasi di Kecamatan Mamajang dalamkurung waktu 9 bulan, dalam meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan membuat alumnus APDN ini, merasa tertantang dalam berbagai hal pada jabatan barunya, terutama dalam mempertahankan reputasi kecamatan Panakkukang dalam meraih manajemen ISO 2013. Sebagai catatan Koran Investigasi selama ini, keberhasilan di Mamajang berkat kejelihan Imran dalam memanajerial, baik sumber daya manusianya, maupun tata kelola administrasi secara benar. Dalam “Malam Pisah SambutCamat Panakkukang”, dari Dra Hj. Sri Sulsilawati, M.Si ke Imran Mansyur, S.Sos, MH, serta Sekcam dari A. Ardhy Rahadian, SSTP, M.Si ke Drs Abd Rakhman, M.Si, yang dilaksanakan Minggu, 9 Februari 2014, pukul 20.30, bertempat di Plaza Lantai 2 Swiss Bell Inn, Jl. Adhyaksa Baru Makassar, mantan camat Sri berpesan agar Panakkukang tetap steril dari PKL, termasuk di depan kantor gubernur. “Semua masalah di 14 kecamatan di Makassar, ada di Kecamatan Pankkukang. Masalah banjir, sampah, sungai, ya... komplitlah,” ujarnya dalam sambutan
“Malam Pisah Sambut” sambil menceritakan suka dukanya selama kepemimpinannya bekerjadi wilayah Panakkukang. Sementara Imran Mansyur pada kesempatan sambutannya, mengutip kata-kata bijak Ilham Arief Sirajuddin Walikota Makassar, dimana di dalam bekerja tetap menjalankan yang sudah ada, kemudian selanjutnya akan ditingkatkan. Menurutnya, ini yang dijalankan di Kecamatan Mamajang, menjalankan program-program pemerintah yang sudah ada. “Dalam setiap bekerja, adalah untuk mencari yang kurang, bukan untuk mencari kesempurnaan. Karena kalau kita mencari kesempurnaan dalam bekerja, maka bersiaplah akan kecewa sebab manusia bukanlah yang sempurna,” ungkapnya, menanggapi beberapa tokoh
mengharapkan lebih baik daripada pendahulunya dalam bekerja di Panakkukang. Andi Syahruddin

0 comments:
Post a Comment