Tuesday, 11 September 2018

AKB 48 & JKT 48 Kolaborasi pada Indonesia -Jepang Music Festival


AKB 48 & JKT 48 Kolaborasi pada Indonesia -Jepang Music Festival

Jakarta, Koran Investigasi
      Dalam rangka memperingati 60 tahun hubungan diplomatik Jepang-Indonesia. Ditampilkan beberapa penyanyi dan musisi yang populer di dua negara tersebut AKB 48, dan JKT 48. Dua kelompok vokal ini  menjadi penampilan pamungkas di event  Indonesia-Japan  Jepang Musicival  yang  di gelar di Plaza Tenggara Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta pada 8-9 September 2018 lalu.  
        Pagelaran “Music Festival” yang dilaksanakan di acara   JAK – Japan Matsuri 2018 , AKB 48  hadir dengan 12 personil akan tampil pada Sabtu (8/9) serta tampil kembali bersama JKT 48 pada Minggu (9/9).
        Acara semakin meriah karena dalam kolaborasi untuk pertama kalinya ini, para member AKB 48 akan menyanyikan lagunya yang dalam bahasa Indonesia sedangkan member  JKT 48akan menyanyikan lagunya yang dalam bahasa Jepang.
        “Diperlukan waktu sekitar 3 hari bagi memberAKB 48 untuk menghafal lagu yang dalam bahasa Indonesia, begitupun bagi member JKT 48 yang perlu kerja keras untuk mempelajari gaya bahasa Jepang” jelas Shania mewakili member JKT 48.
Selain AKB 48 dan JKT 48 yang akan mewarnai Indonesia-Jepang Music Festival  dalam rangka memeriahkanJAK –Japan Matsuri 2018, juga  tampil para penyanyi populer dari Jepang dan Indonesia yakni Kiroro, Sukima Switch, Andien, Raisa danIsyana Sarasvati.Sedangkan band Ronald Steven dari Indonesia akan mengiringi aksiKiroro.
Sementara penyanyi asal Jepang yang kini bermukim di Indonesia yakni Hiroaki Katoakan berduet dengan Melody JKT 48 guna memandu kemeriahan acara JAK – Japan Matsuri 2018 yang dimulai sejak pkl. 11.30 – 21.30 dimana perhelatan Music Festival  dimulai sejak pkl. 17.00-21.30 WIB.  (Boeyil)

Monday, 3 September 2018

Bunga Zainal Turunkan Berat Badan


Bunga Zainal Turunkan Berat Badan

Jakarta, Koran Investigasi
      Untuk mendapatkan sebuah peran yang diinginkan rela melakukan apa saja, termasuk menurunkan berat badan sesuai tokoh yang diperankan. Setidaknya itu di lakukan artis cantik Bunga Zainal, ketika disodori cerita Dancing In The Rain. "Perannya menantang banget, aku berteman dengan  anak autis dan harus memahami perilakunya. Karena aku jadi gadis mungil, maka aku mesti menurunkan berat badan hingga tujuh kilo," ujar Bunga Zainal usai menggelar acara Meet & Great film terbarunya Dancing In The Rain di Cibinong, Depok Jawa Barat Sabtu (1/9).
        Bunga mengaku lumayan berat untuk menurunkan berat badan dan memahami karakter yang ia mainkan. "Aku kan seorang ibu dan istri, nggak bisa sembarangan main diet. Karena menyangkut anak dan suami, kalau aku diet. Beruntung suami saya memahami, " aku Bunga Zainal sambil senyum.
         Meski ia istri seorang produser film yang lumayan produktif, Bunga mengaku tidak pernah merengek minta dilibatkan di setiap film produksi film di PH milik Sukhdev Singh suaminya. "Aku profesional, kalau memang nggak ada peran yang cocok. Aku nggak maksain, apalagi sampai merengek. Bukan aku itu," tegas ibu dua anak ini.
       Untuk itu, jangan heran Bunga Zainal jadi irit peran dibandingkan ketika ia masih gadis dulu. "Aku mesti menahan diri, nggak boleh hantam kromo dan hati-hati. Jadi jangan terkesan mentang mentang istri produser harus main di film produksi suami," tandas Bunga Zainal.
(Nia Kurniati)

Legalitas Yayasan Pendidikan Bombang Talluna Bira Siap Berkompetensi


Legalitas Yayasan Pendidikan Bombang Talluna Bira Siap Berkompetensi

Makassar, Koran Investigasi
SDIT dan SMP Mulai Dibuka Pendaftaran
Ketua Dewan Pembina Yayasan Bombang Talluna Bira, Amran Allobaji mengatakan bahwa sejak Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Bombang Talluna Bira diterima segala berkas-berkasnya oleh Pemkot Makassar, dengan sendirinya lembaga pendidikan ini, sudah resmi dan siap berkompetensi dengan sekolah lainnya. Dikatakan Amran ada dua hal yang penting dalam suatu  sekolah yaitu kualitas dan kuantitas.
“Untuk keluarga besar Bombang Talluna Bira Karaeng Loe Ri Bira dan sekitarnya, disampaikan kepada kita semua yang anaknya persiapan masuk SD dan SMP, Yayasan siap memfasilitasi, dimana izin operasionalnya telah disetujui oleh Pemkot Makasssar,” ujarnya. 
Demikian disampaikan Amran seusai memimpin rapat pertemuan seluruh pengurus, para Guru Yayasan dan orang tua siswa yang digelar di Gedung SDIT Bombang Talluna Bira Jalan Salodong Kelurahan Bulurokeng Kecamatan Biringkanaya Makassar, Jumat pekan lalu.
Lanjut Amran,  banyak sekolah yang mengharapkan keberhasilan baik dari segi kualitas maupun dalam segi kuantitas. Dapat dikatakan bahwa kualitas dan kuantitas merupakan dua hal yang menjadi titik acuan untuk merefleksikan keberhasilan dari suatu sekolah. 
Kualitas menjadi tolak ukur yang memiliki hubungan dengan kemampuan atau kecerdasan siswa. Sedangkan kuantitas menyangkut tolak ukur yang memiliki kaitan dengan angka atau jumlah.
Mutu Pendidikan Diutamakan
“Sekolah memfasilitasi dengan kemampuan  bahasa Inggris dan Arab, hapal Alquran, Pintar mengaji, Sholat Fardhu dan sunat terjaga, demikian juga pintar Taekwondow dan Pamanca. Diajarkan gendang dan paraga tradisi Kerajaan Bira, serta teknologi, keterampilan,” ungkap Amran sebut kualitas yang perlu dibangun, belum terntu ada di sekolah lain.
Hal lain yang perlu diperhatikan oleh pihak sekolah yaitu menyangkut sarana dan prasarana. Setiap sekolah hendaknya menyediakan sarana dan prasarana demi menunjang akan kebutuhan dari seluruh siswa. Dalam hal ini sarana dan prasarana menjadi syarat bagi tiap-tiap sekolah. 
Amran juga menyarankan kepada para guru agar tetap menjaga tetap mengedepankan kuantitas dan kualitas dari setiap siswa harus tumbuh kembang secara bersama. “Kualitas anak didik diutamakan dan diharapkan menjadi kebanggan kedua orang tua, bangsa, agama dan negaranya. Tabe perhatikanki masa depan anakta agar kelak tumbuh menjadi sosok pemimpin yang amanah cerdas dan berkepribadian mulia, bertanggungjawab  serta bertaqwa kepada Allah SWT,” pungkasnya. (Andi Syahruddin)

Olivia Noor Solo Karier


 Olivia Noor Solo Karier

Jakarta, Koran Investigasi
           Setelah sukses dengan dengan Melly Elvan dengan duo Serigala. kini Olivia Noor mencoba peruntungan dengan bersolo karier.
       "Sebagai penyanyi, saya harus mencoba berbagai cara untuk mencapai popularitas seperti yang saya impikan. Duo Serigala sebenarnya sudah mulai punya nama, tapi saya ingin mencoba bersolo karier. Siapa tahu ada milik, sehingga nama saya makin populer," ujar Olivia saat bincang dengan media ini di Kemang Jakarta Selatan Rabu (29/8).
       Sebagai gebrakan karier Solonya, Olivia meluncurkan single perdananya bertajuk Pilih Kiri Kanan (Pikirkan).  Mengusung jenis musik Dangdut modern yang sedang menjadi trend di Indonesia kini. Single ”Pilih Kiri Kanan" ini bercerita tentang seorang gadis yang harus meminta kepastian dari seorang lelaki yang bingung harus memilih dirinya atau perempuan Iain. Dengan musik hasil  aransement Wildan dan suara khas Olivia Noor lagu Pikirkan diharapkan mampu diterima dan disukai masyarakat Indonesia."Saya berharap lagu Pikirkan bisa diterima penikmat, sehingga mampu mengangkat nama saya di industri musik Indonesia," ujar pedangdut berdarah Jawa Manado ini.
      Walau baru beberapa hari di Chanel YouTube, tembang Pilih Kiri Kanan sudah ditonton 30.000 viewers. "Alhamdulillah lagu saya mendapat sambutan masyarakat, mudah-mudahan viewers terus bertambah hingga jutaan seperti lagu Syantiiik nya Siti Badriah," ujar Olivia.
     Di sela kesibukan bernyanyinya Olivia Noor memanfaatkan waktu senggangnya dengan menekuni hobi menari dan modeling. Beberapa aktivitas modeling yang diunggahnya di account social media seperti Instagram. Aktivitas modelingnya mendapat sambutan yang sangat baik, hingga saat ini followers instagram Olivia Noor sudah mencapai sekitar 24.000 (Nia Kurniati)

Rakernas PAMMI 1 Periode 2018-2022 Dibuka H. Agung Laksono


Rakernas PAMMI 1 Periode 2018-2022 Dibuka H. Agung Laksono

Jakarta, Koran Investigasi
Dalam rangka merancang rencana kerja pengurus Pengurus Persatuan Artis Musik Melayu Dangdut Indonesia (PAMMI) 2018-2022.  Diikuti 23 DPD PAMMI seluruh Indonesia dan juga diikuti perwakilan dari Amerika Serikat, Malaysia dan Korea Selatan. "Rakernas kali ini juga mendorong agar Rhoma Irama sebagai Raja Dangdut Dunia. Alhamdulillah Rakernas kali diikuti 23 DPD seluruh Indonesia dan Juga PAMMI dari Amerika, Malaysia dan Korea Selatan. Dengan kehadiran perwakilan dari luar negeri, mudah-mudahan cita-cita kami agar Rhoma Irama menjadi Raja Dangdut Dunia bisa segera terwujud," ujar H. Slamet N Riyadi Ketua Panitia Rapat Kerja Nasional PAMMI ke 1 saat pembukaan di Ballroom Desa Wisata, Taman Mini Indonesia Minggu (2/9).
        "PAMMI harus berkontribusi konkrit terhadap pembangunan karakter bangsa. Musik bukan sekedar media Hura-Hura, tapi punya tanggung jawab moral kepada Tuhan Yang Maha Esa," ujar Rhoma Irama sebagai Ketua Umum PAMMI dalam kata sambutannya.
      Rhoma juga berharap anggota dan pengurus PAMMI bisa membuat syair yang bisa mengajak masyarakat untuk bermusik yang berakhlak mulia. Menjaga keharmonisan, persatuan dan kesatuan bangsa di bawah Negara Kesatuan Republik Indonesia, (NKRI), "PAMMI harus mengawal NKRI melalui syair dan musik yang berakhlak  mulia," Tegas Rhoma Irama.
        Sementara Deputi Gubernur DKI Jakarta Bidang Pariwisata dan Kebudayaan Profesor Dr. H Suradika MPD, Berharap berharap pada APBD perubahan, masukk tentang anggaran untuk berbagai kegiatan PAMMI bisa di setujui DPRD DKI Jakarta. "Kita lagi menunggu progres APBD perubahan, kalau ini setujui DPRD. PAMMI akan segera bisa tampil di Balaikota secara reguler," ujar Suradika dalam kata sambutannya mewakili Gubernur DKI.
        Rakernas yang mengusung tema Sinergitas Dalam Mewujudkan Program PAMMI yang Aspiratif dan Konstruktif. Dihadiri Dr. H. Agung Laksono sebagai Dewan Pembina PAMMI, Deputy bidang' Pencegahan BNN Irjen Pol. Drs. Ali Juhardi, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Yuliandre Darwis, Ketua DPP PAPPRI (Persatuan Artis Pencipta Lagu dan Penata Musik Rekaman Indonesia).(Boeyil)

Baca Juga ?

Social Icons